Perayaan HUT 50 GBI Grogol
Hari / tanggal : Sabtu, 28 Januari 2012
Waktu : 18.00 – selesai
Tempat : Gereja Baptis Indonesia Grogol
Tema : “ Bangun – Kuatkanlah Yang Ada Padamu “ ( Wahyu 3 : 2 )
Kami mengundang sidang jemaat untuk hadir dan mendukungnya
Mari bersatu dan berdamai (Unity Quotes 4)
“An eye for an eye makes the whole world blind” ( Mahatma Gandhi)
Mahatma Gandhi adalah seorang pemimpin India yang besar yang diakui dunia, yang dalam melakukan perjuangannya dapat menjadikan sebuah upaya kesatuan India melalui gerakan perdamaian dan tanpa kekerasan. Dalam mencapai tujuan kesatuan negaranya, ia pernah mengatakan pernyataan diatas yang berarti “mata ganti mata membuat seluruh dunia menjadi buta.”
Pernyataan yang mengutip bagian dari Keluaran 21:24 ini jelas merupakan kondisi manusia yang memprihatinkan. Dunia sudah menjadi terbiasa melakukan pembalasan dendam sebagai upaya penyelesaian konflik dan perselisihan. Yang terjadi adalah dalam ketidaksepahaman antar individu, bisa menjadi membesar ketika seorang merasa kehilangan matanya dan berusaha menghilangkan mata orang lain. Selalu ada keinginan untuk membalas ketika kita diperlakukan dengan jahat oleh orang lain.
Yang terjadi dalam penyelesaian konflik yang saling berbalasan adalah membesarnya perasaan sakit hati dan bila tidak diselesaikan menyebabkan dendam yang berkepanjangan. Oleh karena itu ketika kita disakiti maka yang terpikir adalah bagaimana membalas menyakiti orang yang menyakiti kita. Walaupun kenyataan ini sederhana, namun akibat yang dihasilkan sangat merugikan apakah itu dalam hubungan keluarga, sesama di lingkungkan kita, maupun juga dalam persekutuan di Gereja.
Musuh utama dari upaya kita untuk bersatu adalah sakit hati yang tidak terselesaikan. Terlalu sering kesepahaman yang kecil meningkat menjadi perselisihan dan akhirnya membesar menjadi permusuhan yang tidak terselesaikan lagi. Kendati hal ini seakan sudah hal yang bisa, namun sebagai gereja Tuhan marilah kita melaksanakan apa yang dikatakan Yesus, …”siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu (Matius 5:39). Bila demikian adanya, maka Dunia tidak menjadi buta, tetapi dunia menjadi lapang untuk pengampunan dan maaf, yang selalu menjadi jalan untuk kembali mempersatukan apa yang telah pernah menghancurkan. Mari Bersatu dan berdamai.
-Victor Rembeth
Kekuatan dari Kesatuan (Unity Quotes 3)
“Build for your team a feeling of oneness, of dependence on one another and of strength to be derived by unity.” (Vince Lombardi)
“Bangunlah tim kamu dengan sebuah perasaaan menjadi satu, dengan ketergantungan satu dengan yang lain dan dengan kekuatan yang didapat dari kesatuan” Demikian arti pernyataan diatas yang diucapkan oleh seorang pelatih sepakbola gaya Amerika yang terkenal ,Vince Lombardi. Ia menekankan pentingnya sebuah kesatuan dalam tim yang dipimpinnya sehingga oleh karena kesatuan itu akhirnya banyak kemenangan didapat.
Hal pertama yang diperlukan adalah PERASAAN untuk menjadi satu. Dalam hal ini setiap orang dalam tim harus merasakan perlunya “merasa” menjadi satu. Hal ini hanya dimungkinkan ketika ada kemauan untuk berbagai rasa. Dalam hal ini setiap orang harus bisa memperhatikan teman se anggota tim, bukan sebagai sekedar pelengkap tapi merasakan pentingnya setiap orang untuk bisa bersama-sama menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan.
Bagian kedua ada KETERGANTUNGAN satu dengan yang lain. Hanya dengan merasa bahwa orang lain memerlukan saya dan saya memerlukan orang lainlah sebuah rasa kesatuan dapat ddiciptakan. Orang tidak menganggap dirinya lebih baik dari orang lain. Tapi setiap orang menempatkan diri sebagai yang memerlukan orang lain dan sebaliknya. Kesatuan adalah kemauan untuk meminta tolong dan mendapat pertolongan.
Hal yang selanjutnya adalah terciptanya sebuah kekuatan karena adanya KEBERSATUAN. Kekuatan dalam tim bukan karena hebatnya seseorang saja, tetapi kekuatan didapatkan dari kepelbagaian yang membuat sisi-sisi yang kosong dapat terisi dan akhirnya sebuah kesempurnaan bisa diciptakan dengan mengurangi titik-titik kosong yang ada. Kesatuan bukanlah sebuah hal yang diberikan, tetapi kesatuan adalah sebuah hal yang harus diupayakan dengan kerja keras, bersama dan bukan sendiri-sendiri. Selamat Hari Ulang Tahun Gereja ke 50, dan biarlah kita terus mau bekerja sama untuk kemuliaanNya dengan mau menjadi satu tim yang terus menerus berbagi untuk sebuah kesatuan.
Victor Rembeth
Berdoa untuk Kesatuan (Unity #2)
“O God, the Father of our Lord Jesus Christ, our only Saviour, the Prince of Peace; Give us grace to seriously lay to heart the great dangers we are in by our unhappy divisions. Take away all hatred and prejudice, and whatsoever else may hinder us from godly union and concord: that as there is but one Body and one Spirit, and one hope of our calling, one Lord, one Faith, one Baptism, one God and Father of us all, so we may be all of one heart and of one soul, united in one holy bond of truth and peace, of faith and charity, and may with one mind and one mouth glorify you; through Jesus Christ our Lord. Amen!” (The Cold within)

“Doa diatas adalah sebuah doa tradisi lama berabda umat Kristen yang dicatat dalam kumpulan puisi berjudul The Cold Within, perihal kesatuan dalam Kristus. Doa ini sering didoakan kembali pada tanggal antara 18 sampai dengan 25 Januari, atau minggu yang ditetapkan oleh tradisi gereja Barat sebagai minggu untuk memperingati dan mendoakan kesatuan umat Kristen. Yaitu hari memperingati pengakuan Iman Petrus pada 18 Januari dan pertobatan Paulus pada 25 Januari.
Isi doa itu adalah , “O Allah, Bapa dari Tuhan Yesus Kristus, satu-satunya Juruselamat kamu, Raja Damai; berikan kepada kami anugrah untuk secara serius memikirkan bahaya-bahaya besar yang ada dalam kebersamaan kami yaitu perpecahan yang tidak menyenangkan. Hapuskan semua kebencian dan prasangka buruk, dan apapun yang menghalangi kamu dari kesatuan dan persatuan Ilahi; dimana yang ada adalah satu Tubuh, satu Roh dan satu pengharapan dalam panggilan, satu Tuhan, satu Iman, satu Baptisan, satu Allah dan Bapa dari kita semua, sehingga kita menjadi sehati dan sejiwa, diperatukan dalam ikatan kudus kebenaran dan damai, untuk iman dan belas kasihan, dan biarlah dengan sepikir dan satu mulut memuliakanMu; dalam Yesus Kristus Tuhan kami. Amin”
Jelas bahwa isi doa ini adalah mengulang, memperkuat dan mengingatkan kita semua akan doa Yesus ketika ia hampir menyelesaikan pelayananNya sebagai anak manusia. Ia berdoa “ supaya mereka semua menjadi satu”, yang jelas merupakan doa pastoral yang mengandung bukan saja harapan sang juruselamat, tetapi juga mengandung instruksi dari Dia yang adalah Tuhan sang kepala gereja.
Doa untuk kesatuan adalah doa yang menjadi penting bagi kita, ketika terlalu sering kita melupakan bahwa Yesus sendirilah yang memiliki hati untuk kesatuan gerejaNya. Kita juga sering mementingkan diri sendiri, kelompok, golongan dan kepentingan kita sehingga menghasilkan perpecahan demi perpecahan dalam tubuh Kristus. Akibatnya kita dengan mudah mengabaikan hati dan harapan Kristus bagi semua pengikutnya yaitu KESATUAN. Mari berdoa untuk kesatuan, sekaligus melaksanakan kesatuan untuk menggenapi Doa sang kepala gereja. Amin.
-Victor Rembeth
Pertemuan Guru dan Pekerja SM
Diadakan pada hari Minggu depan tgl.15 Januari 2012 setelah kebaktian ke II. Kami dari Sekolah Minggu mohon semua guru dan pekerja dapat hadir untuk memulai pelayanan 2012 di Sekolah Minggu. Tuhan Yesus memberkati











